Sperma diproduksi di spermatogonia (sel epidermis tubulus seminiferus testis. Hormon yang berpengaruh: 1) Hormon Gonadotropin, FSH, LH, Testoteron. Proses pembentukan melalui mitosis untuk menghasilkan spermatosid primer yang selanjutnya melakukan pembelahan meiosis sehingga menghasilkan spermatid yang kemudian berdiferensiasi menjadi sperma..
Konsepsi menyangkut fertilisasi dan pelekatan embrio pada dinding uterus. Fertilisasi adalah peleburan inti sel sperma dan inti [...]
Arsip untuk ‘FAAL’ Kategori
PERTUMBUHAN JANIN
Diposkan dalam FAAL pada 11 Februari 2009 | Leave a Comment »
CAIRAN DAN ELEKTROLIT TUBUH
Diposkan dalam FAAL pada 30 Januari 2009 | Leave a Comment »
Kebutuhan cairan dan elektrolit adalah suatu proses dinamik karena metabolisme tubuh membutuhkan perubahan yang tetap dalam berespons terhadap stressor fisiologis dan lingkungan. Keseimbangan cairan adalah esensial bagi kesehatan. Dengan kemampuannya yang sangat besar untuk menyesuaikan diri, tubuh mempertahankan keseimbangan, biasanya dengan proses-proses faal (fisiologis) yang terintegrasi yang mengakibatkan adanya lingkungan sel yang relatif konstan tapi [...]
KLASIFIKASI NYERI
Diposkan dalam FAAL pada 20 Januari 2009 | 1 Komentar »
KLASIFIKASI NYERI
A. Berdasarkan sumbernya
§ Cutaneus/ superfisial, yaitu nyeri yang mengenai kulit/ jaringan subkutan. Biasanya bersifat burning (seperti terbakar)
ex: terkena ujung pisau atau gunting
§ Deep somatic/ nyeri dalam, yaitu nyeri yang muncul dari ligament, pemb. Darah, tendon dan syaraf, nyeri menyebar & lbh lama daripada cutaneus
ex: sprain sendi
§ Visceral (pada organ [...]
RESPON TERHADAP NYERI
Diposkan dalam FAAL pada 20 Januari 2009 | Leave a Comment »
OLEH : ERFANDI
REAKSI
§ Reaksi terhadap nyeri merupakan respon fisioligis dan perilaku yang terjadi setelah mempersepsikan nyeri.
§ Nyeri dengan intensitas ringan hingga sedang dan nyeri yang superfisial menimbulkan reaksi ”flight atau fight”, yang merupakan sindrom adaptasi umum
§ Stimulasi pada cabang simpatis pada saraf otonom menghasilkan respon fisiologis, apabila nyeri berlangsung terus menerus, maka sistem parasimpatis akan [...]
TENTANG NYERI
Diposkan dalam FAAL pada 20 Januari 2009 | 2 Komentar »
OLEH : ERFANDI
Nyeri merupakan alasan yang paling umum seseorang mencari bantuan perawatan kesehatan. Nyeri terjadi bersama proses penyakit, pemeriksaan diagnostik dan proses pengobatan. Nyeri sangat mengganggu dan menyulitkan banyak orang. Perawat tidak bisa melihat dan merasakan nyeri yang dialami oleh klien, karena nyeri bersifat subyektif (antara satu individu dengan individu lainnya berbeda dalam menyikapi nyeri). [...]
KONSEP PENYAKIT TURUNAN
Diposkan dalam FAAL pada 15 Januari 2009 | 1 Komentar »
By. ERFANDI
GEN DAN KROMOSOM
Asam deoksiribonukleat atau DNA adalah zat kimia yang secara harfiah bertanggung jawab atas penyimpnan, duplikasi dan meneruskan semua informasi yang diperlukan bagi perencanaan fungsi sel tertentu dan individu seluruhnya.
Asam nukleat terbentuk dari nitrogen yang mengandung basa (purin dan pirimidin), gula (deoksiribosa atau ribose) dan asam fosfat. Asam yang mengandung deoksiribosa adalah DNA [...]
PATOLOGI DAN PATOGENESIS PENYAKIT
Diposkan dalam FAAL pada 15 Januari 2009 | 1 Komentar »
OLEH : ERFANDI
Definisi :
¥ Patologi merupakan ilmu yang mempelajari penyakit.
¥ Meliputi pengetahuan dan pemahaman dari perubahan fungsi dan struktur pada penyakit, mulai tingkat molekuler sampai pengaruhnya pada setiap individu.
¥ Patologi merupakan subjek yang selalu mengalami perubahan, penyempurnaan dan perluasan dalam memahami pengetahuan tentang penyakit.
¥ Patologi bertujuan utama untuk mengidentifikasi sebab suatu penyakit, untuk program [...]
SISTEM SARAF OTONOM
Diposkan dalam FAAL pada 12 Januari 2009 | Leave a Comment »
OLEH : ERFANDI
Merupakan saraf-saraf yang bekerjanya tidak dapat disadari dan bekerja secara otomatis disebut juga otot tak sadar.
Sistem saraf otonom terbagi menjadi 2 bagian yaitu :
1. Sistem simpatis
Terbagi menjadi dua bagian yang terdiri dari saraf otonom cranial dan saraf otonom sacral.. Terletak di depan kolumna vertebra dan berhubungan dengan sumsum tulang belakang melalui [...]
FISIOLOGI SEL SARAF
Diposkan dalam FAAL pada 12 Januari 2009 | 1 Komentar »
oleh : ERFANDI
Klasifikasi neuron
1. Neuron aferen
2. Neuron eferen
3. Interneuron
Sel-sel di CNS
1. Neuron
2. Sel-sel glia
- Yaitu sel-sel yang berfungsi untuk
- Jaringan ikat
- Mensuport neuron (fisik dan metabolik)
- Jenis-jenis sel Glia
§ Astrocytes
§ Oligo Dendrocytes
§ Sel-sel ependym
§ Microglia
SISTEM SARAF PUSAT
Secara anatomis
Batang otak
Cerebellum
Forebrain
Diencephalon
- Hypothalamus
- Thalamus
Cerebrum
- Basal Nuklei
- Cerebral cortex
Proteksi Sistem [...]
FISIOLOGI GINJAL
Diposkan dalam FAAL pada 12 Januari 2009 | 2 Komentar »
Ginjal terbungkus oleh selaput tipis yang disebut kapsula renalis. Lapisan luar terdapat korteks renalis dan lapisan sebelah dalam disebut medula renalis. Didalam ginjal terdapat nefron yang merupakan bagian terkecil dari ginjal. Nefron terbentuk dari 2 komponen utama yaitu (1). Glomerulus dan kapsula Bowman’s sebagai tempat air dan larutan difiltrasi dari darah. (2). Tubulus yaitu tubulus [...]
