A. Pengertian
Patah tulang yang dipasang gips akan pulih kembali setelah 1-6 bulan tergantung kondisi patah tulang dan kecepatan penyembuhan. Pada keadaan ini gips harus dibuka.
B. Tujuan
Prosedur ini bertujuan untuk membuka gips tanpa menimbulkan trauma baru
C. Peralatan
- Pisau gips (alat listrik dengan gergaji tajam yang memutar dan berhubungan dengan kolektor hampa)
- Pembuka gips
- Pisau bedah
- [...]
Arsip untuk ‘SOP’ Kategori
PROSEDUR MEMBUKA GIPS
Diposkan dalam SOP pada 7 Januari 2009 | 1 Komentar »
PEMASANGAN GIPS
Diposkan dalam SOP pada 7 Januari 2009 | Leave a Comment »
A. Pengertian
Gips adalah suatu bubuk campuran yang digunakan untuk membungkus secara keras area yang mengalami patah tulang. Pemasangan gips dikerjakan 2-3 orang, seorang memasang perban (operator), seorang membantu dan memegang perban pada operator dan orang ke tiga menyangga ektremitas agar posisi tetap. Waktu pemasangan gips sesuai dengan variasi daya rekat bahannya yang pada umumnya 2-6 [...]
EVAKUASI FECES MANUAL
Diposkan dalam SOP pada 7 Januari 2009 | Leave a Comment »
A. Pengertian
Impaksi fekal adalah retensi feces yang mengeras pada rektum atau simoid bagian bawah. Klien sering mengeluh konstipasi, nyeri pada dubur. Banyak terjadi pada klien dengan gangguan neurologis atau psikosis. Untuk mengatasi komplikasi lebih lanjut, feces perlu dikeluarkan secara manual.
B. Tujuan
Prosedur ini bertujuan mengeluarkan feces yang mengeras dari rektum atau sigmoid bawah.
C. Persiapan Alat
- Sarung [...]
IRIGASI KOLON DENGAN ENEMA HIPERTONIK
Diposkan dalam SOP pada 7 Januari 2009 | Leave a Comment »
A. Pengertian
Irigasi ini disebut juga enema Fleet. Jenis irigasi yang merupakan enema cara lama dan mudah menggunakannya karena hanya sedikit cairan yang digunakan untuk merangsang peristaltik dan membantu memperlancar defekasi. Unit enema jenis ini berisi 240 ml cairan yang diberikan pada suhu ruangan. Tidak ada persiapan khusus, siap digunakan bila dipergunakan. Ujung yang ada pelumasnya [...]
IRIGASI KOLON DENGAN ENEMA REGULER
Diposkan dalam SOP pada 7 Januari 2009 | Leave a Comment »
A. Pengertian
Enema adalah pemberian cairan ke dalam rektum dan kolon dengan menggunakan selang. Enema diberikan untuk merangsang peristaltik dan segera mengeluarkan feces. Enema pembersih digunakan untuk mengeluarkan sisa-sisa pencernaan yang terutama dilakukan untuk pemeriksaan dengan sinar-x (rontgen) atau bila perut mengeras/tegang karena tidak dapat flatus
B. Tujuan
Prosedur ini bertujuan untuk mengosongkan isi rektum/kolon dari gas, feces [...]
IRIGASI KOLOSTOMI
Diposkan dalam SOP pada 7 Januari 2009 | Leave a Comment »
A. Pengertian
Irigasi kolostomi merupakan prosedur yang harus dilakukan pada klien dengan kanker kolon dan/atau rektum yang telah dibuatkan cara dan lokasi evakuasi kotoran melalui operasi saluran cerna. Irigasi dapat dilakukan paling dini 5-6 hari setelah operasi.
B. Tujuan
Prosedur ini bertujuan untuk mengosongkan isi kolon (dari feces, gas, lendir), membersihkan saluran cerna bagian bawah, menetapkan pola evakuasi [...]
PERAWATAN ILEOSTOMI
Diposkan dalam SOP pada 7 Januari 2009 | Leave a Comment »
A. Pengertian
Ileostomi merupakan pembukaan ileum ke dinding abdominal melalui operasi sehingga merupakan saluran untuk mengeluarkan isi intestinal. Pasien dengan ileostomi memerlukan perawatan secara teratur khususnya pada area yang terpasang ileostomi.
B. Tujuan
Tujuan prosedur ini untuk mencegah kebocoran, mengkaji integritas kulit di sekitar stoma, membimbing klien mengendalikan bau.
C. Waktu Perawatan
* Setiap pagi, sebelum sarapan atau 2-4 jam [...]
MELATIH RENTANG GERAK SENDI
Diposkan dalam SOP pada 7 Januari 2009 | 2 Komentar »
(RANGE OF MOVEMENT / ROM)
Fleksi dan ekstensi pergelangan tangan
1. Tekuk tangan pasien kedepan sejauh mungkin
Fleksi dan ekstensi siku
2. Tekuk siku pasien sehingga tangannya mendekat bahu
3. Lakukan dan kembalikan ke posisi semula
Pronasi dan supinasi lengan bawah
4. Putar lengan bawah pasien sehingga telapaknya menjauhinya
5. Kembalikan keposisi semula
6. Putar lengan bawah pasien sehingga telapak tangannya menghadap kearahnya
7. Kembalikan [...]
MELAKUKAN TEKNIK RELAKSASI
Diposkan dalam SOP pada 24 Desember 2008 | Leave a Comment »
oleh : erfandi
Relaksasi merupakan metode yang efektif terutama pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Latihan pernafasan dan teknik relaksasi menurunkan konsumsi oksigen, frekuensi pernafasan, frekuensi jantung, dan ketegangan otot, yang menghentikan siklus nyeri-ansietas-ketegangan otot (McCaffery, 1989). Ada tiga hal utama yang diperlukan dalam relaksasi, yaitu : posisi yang tepat, pikiran beristirahat, lingkungan yang tenang. Posisi [...]
PROSEDUR TERAPI INTRAVENA (IV)
Diposkan dalam SOP pada 24 Desember 2008 | Leave a Comment »
oleh : erfandi
q Pengertian
Terapi intravena memberikan cairan tambahan yang mengandung komponen tertentu yang diperlukan tubuh secara terus menerus selama periode tertentu
q Tujuan
Adapun tujuan prosedur ini adalah untuk :
1. Mempertahankan atau mengganti cairan tubuh, elektrolit, vitamin, protein, kalori dan nitrogen pada klien yang tidak mampu mempertahankan masukan yang adekuat melalui mulut.
2. Memulihkan keseimbangan asam-basa.
3. [...]
